Skip to content
Opens in a new window
Listen to this chapter • 1:46

[1] Maka Ayub menjawab,

[2] "Betapa engkau menolong orang yang tidak kuat! Betapa engkau membantu lengan yang tidak bertenaga!

[3] Betapa engkau memberikan nasihat kepada orang yang tidak berhikmah, dan menyatakan kebijaksanaanmu dengan limpahnya!

[4] Kepada siapakah kaunyatakan kata-kata itu? Gagasan siapakah yang kauutarakan?

[5] Arwah-arwah gementar di bawah air, di bawah segala penghuni air.

[6] Alam kubur telanjang di hadapan Allah dan tempat kebinasaan pun tidak ada tudungnya.

[7] Dia membentangkan utara di atas kekosongan, Dia menggantungkan bumi di atas kehampaan.

[8] Dia membungkus air di dalam awan-Nya, tetapi awan itu tidak koyak olehnya.

[9] Dia menutupi muka arasy-Nya, dan membentangkan awan-Nya ke atasnya.

[10] Dia membuat batas melingkar pada permukaan air sampai ke hujung perbatasan antara cahaya dengan gelap.

[11] Tiang-tiang langit berayun-ayun dan tercengang-cengang oleh herdik-Nya.

[12] Dia menggelorakan laut dengan kekuatan-Nya dan meremukkan Rahab dengan hikmah-Nya.

[13] Oleh Roh-Nya langit menjadi cerah, tangan-Nya menembusi ular yang meluncur.

[14] Sesungguhnya, semua itu sekadar pinggiran jalan-Nya. Alangkah lembut bisikan yang kita dengar tentang Dia, tetapi siapa dapat memahami guruh keperkasaan-Nya?"

Ayub — Chapters