Skip to content
Opens in a new window

[1] Pada tahun keempat pemerintahan Yoyakim anak Yosia atas Yehuda, Barukh menuliskan apa yang kudiktekan kepadanya. Lalu aku menyampaikan kepadanya

[2] perkataan TUHAN, Allah Israel. TUHAN berkata, “Barukh,

[3] engkau mengeluh begini, ‘Ah, sungguh sial aku ini! Kesukaranku amat banyak, dan TUHAN menambahnya lagi dengan penderitaan. Aku sudah capek mengeluh, tidak ada ketenangan sama sekali!’

[4] Hai Barukh! Aku, TUHAN, sedang meruntuhkan yang telah Kubangun, dan sedang mencabut yang telah Kutanam. Seluruh dunia Kuperlakukan demikian.

[5] Mengapa engkau ingin diistimewakan? Jangan begitu, Barukh! Seluruh umat manusia Kuhukum dengan bencana, tapi mengenai engkau, setidak-tidaknya engkau akan selamat. Ke mana pun engkau pergi, engkau akan tetap hidup. Aku, TUHAN telah berbicara.”

Yeremia — Chapters