Skip to content
Opens in a new window
Listen to this chapter • 3:12

[1] Mazmur Asaf. Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.

[2] Tetapi aku, sedikit lagi maka kakiku terpeleset, nyaris aku tergelincir.

[3] Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual, kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik.

[4] Sebab kesakitan tidak ada pada mereka, sehat dan gemuk tubuh mereka;

[5] mereka tidak mengalami kesusahan manusia, dan mereka tidak kena tulah seperti orang lain.

[6] Sebab itu mereka berkalungkan kecongkakan dan berpakaian kekerasan.

[7] Karena kegemukan, kesalahan mereka menyolok, hati mereka meluap-luap dengan sangkaan.

[8] Mereka menyindir dan mengata-ngatai dengan jahatnya, hal pemerasan dibicarakan mereka dengan tinggi hati.

[9] Mereka membuka mulut melawan langit, dan lidah mereka membual di bumi.

[10] Sebab itu orang-orang berbalik kepada mereka, mendapatkan mereka seperti air yang berlimpah-limpah.

[11] Dan mereka berkata: “Bagaimana Allah tahu hal itu, adakah pengetahuan pada Yang Mahatinggi?”

[12] Sesungguhnya, itulah orang-orang fasik: mereka menambah harta benda dan senang selamanya!

[13] Sia-sia sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih, dan membasuh tanganku, tanda tak bersalah.

[14] Namun sepanjang hari aku kena tulah, dan kena hukum setiap pagi.

[15] Seandainya aku berkata: “Aku mau berkata-kata seperti itu,” maka sesungguhnya aku telah berkhianat kepada angkatan anak-anakmu.

[16] Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya, hal itu menjadi kesulitan di mataku,

[17] sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, dan memperhatikan kesudahan mereka.

[18] Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur.

[19] Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!

[20] Seperti mimpi pada waktu terbangun, ya Tuhan, pada waktu terjaga, rupa mereka Kaupandang hina.

[21] Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,

[22] aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.

[23] Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku.

[24] Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.

[25] Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi.

[26] Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.

[27] Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa; Kaubinasakan semua orang, yang berzinah dengan meninggalkan Engkau.

[28] Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.

Mazmur — Chapters