Skip to content
Opens in a new window

[1] Nyanyian. Syair dari bani Korah.

[2] Mahabesar Allah dan sangat patut dipuji di kota Tuhan kita, di gunung-Nya yang suci.

[3] Elok menjulang, kesukaan bagi seluruh bumi, itulah Gunung Sion di ujung sebelah utara, kota Raja Agung!

[4] Dalam puri-puri-Nya Allah telah menunjukkan bahwa diri-Nya adalah kota benteng yang kuat.

[5] Perhatikanlah, raja-raja berkumpul, mereka maju bersama-sama.

[6] Segera setelah mereka melihat kota itu, tercenganglah mereka, lalu panik dan lari ketakutan.

[7] Kegentaran mencekam mereka di sana, dan mereka kesakitan seperti perempuan yang hendak melahirkan.

[8] Dengan angin timur Engkau memecahkan kapal-kapal Tarsis.

[9] Seperti yang telah kita dengar, demikianlah yang kita lihat di kota Allah, Tuhan semesta alam, di kota Tuhan kita. Allah meneguhkannya untuk selama-lamanya. S e l a

[10] Ya Allah, kami merenungkan kasih abadi-Mu di dalam Bait Suci-Mu.

[11] Seperti nama-Mu, ya Allah, demikianlah puji-pujian bagi-Mu sampai ke ujung-ujung bumi. Engkau penuh dengan kebenaran.

[12] Biarlah Gunung Sion bersukacita, biarlah anak-anak perempuan Yuda bergembira karena hukum-hukum-Mu.

[13] Berjalanlah mengelilingi Sion, kitarilah dia, dan hitunglah menara-menaranya.

[14] Perhatikanlah tembok-temboknya, lewatlah di antara puri-purinya supaya kamu dapat menceritakannya kepada generasi yang berikutnya.

[15] Sesungguhnya, inilah Allah, Tuhan kita untuk seterusnya dan selama-lamanya! Dialah yang akan memimpin kita sampai kesudahan!

Kitab Zabur — Chapters