Skip to content
Opens in a new window
Listen to this chapter • 4:24

[1] Setelah hari Sabat berlalu, Maryam dari Magdala, Maryam ibu Yakub, dan Salomé membeli rempah-rempah untuk merempahi jenazah Isa.

[2] Saat subuh pada hari pertama minggu itu, mereka pergi ke makam setelah matahari terbit.

[3] Kemudian, kata mereka seorang kepada yang lain, “Siapakah yang akan menggulingkan batu pintu makam itu bagi kita?”

[4] Tetapi, ketika mereka tiba, mereka melihat bahwa ternyata batu itu sudah digulingkan—memang batu itu sangat besar.

[5] Maka, masuklah mereka ke dalam makam itu. Lalu, mereka melihat seorang muda dengan jubah putih duduk di sebelah kanan. Mereka merasa heran.

[6] Ia berkata kepada mereka, “Jangan heran! Kamu mencari Isa, orang Nazaret yang telah disalibkan itu. Ia sudah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihatlah tempat bekas Ia dibaringkan.

[7] Sekarang pergilah, katakan kepada para pengikut-Nya dan juga kepada Petrus bahwa Ia akan mendahului kamu ke Galilea. Di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang telah disabdakan-Nya kepadamu.”

[8] Lalu, mereka keluar dan lari meninggalkan makam itu. Rasa gentar dan takjub menyelimuti mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapa pun karena mereka merasa takut. Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu, Isa dengan perantaraan para pengikut-Nya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang suci dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu.

[9] Pagi-pagi sekali setelah Isa bangkit, yaitu pada hari pertama minggu itu, Ia memperlihatkan diri-Nya kepada Maryam dari Magdala. Dari dalam diri Maryam itu Isa pernah mengusir tujuh setan.

[10] Lalu, perempuan itu pergi memberitahukan hal itu kepada mereka yang dahulu selalu bersama-sama dengan Isa. Pada waktu itu, mereka sedang berdukacita dan menangis.

[11] Tetapi, ketika mereka mendengar bahwa Isa hidup dan bahwa perempuan itu telah menyaksikannya sendiri, mereka tidak percaya.

[12] Setelah kejadian itu, Isa menampakkan diri-Nya dalam rupa lain kepada dua orang dari antara pengikut-Nya yang sedang dalam perjalanan menuju salah satu desa.

[13] Lalu, keduanya kembali untuk memberitahukan hal itu kepada pengikut-pengikut-Nya yang lain, tetapi mereka tetap saja tidak percaya.

[14] Kemudian, Isa menampakkan diri kepada kesebelas pengikut-Nya pada saat mereka sedang makan. Ia mencela ketidakpercayaan dan kekerasan hati mereka sebab mereka tidak mempercayai orang-orang yang telah melihat Dia setelah kebangkitan-Nya.

[15] Lalu, Ia bersabda kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada semua makhluk.

[16] Siapa yang percaya dan dipermandikan akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

[17] Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: Dengan nama-Ku mereka akan mengusir setan-setan; mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka;

[18] mereka akan memegang berbagai ular; dan sekalipun mereka minum sesuatu yang mendatangkan maut, mereka tidak akan celaka; mereka akan meletakkan tangan mereka atas orang-orang sakit, lalu orang-orang itu menjadi sembuh.”

[19] Setelah Isa, Junjungan Yang Ilahi, bersabda kepada mereka, Ia terangkat ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah.

[20] Lalu, pergilah mereka untuk memberitakan Injil ke segenap penjuru, dan Tuhan pun turut bekerja serta meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda ajaib yang menyertainya.

Kitab Injil Markus — Chapters