Skip to content
Opens in a new window
A. Setyo Wibowo: Plato, Negara Hancur dari Dalam, dan Otak yang Busuk Perlahan
08 October 2026

A. Setyo Wibowo: Plato, Negara Hancur dari Dalam, dan Otak yang Busuk Perlahan

Endgame with Gita Wirjawan

About

Ada masa ketika anak-anak adalah tanah yang masih basah, dan setiap tangan yang menyentuhnya meninggalkan bekas yang lama sekali memudar.Dari sebuah kampung di Ambarawa, Romo Augustinus Setyo Wibowo, dosen Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, menempuh jalan panjang lewat buku, seminari, hingga ruang kuliah di Roma dan Paris. Di sepanjang jalan itu, ia berkawan dengan para pemikir Yunani Klasik, dan dalam percakapan ini ia mengajak kita menyusuri jejak mereka.Kita kembali ke Athena, kota yang pandai berdebat dan pelan-pelan lupa untuk apa berdebat. Kita bertemu Sokrates yang memantik, bukan menggurui, lalu Platon yang percaya bahwa bangsa dibentuk sejak masa bermain. Kita mengikuti Aristoteles yang tinggal dua puluh tahun di Akademia, dan mendengar tafsir Romo tentang mengapa ia tak pernah memegang tongkat estafet itu.Dari Athena, percakapan bergerak ke hari ini: dialektika Hegel yang dipakai membaca perjalanan Indonesia, gua digital tempat kita duduk menatap bayang-bayang, dunia pascakebenaran, dan kecerdasan buatan yang membuat otak lebih nyaman tetapi belum tentu lebih hidup. Kita juga bicara tentang bakat yang perlu dirawat, tentang cinta tanah air sebagai modal, dan tentang penderitaan yang tak selalu bisa dihindari.Di ujung percakapan, ada harapan yang tidak bising, hanya tenang.Selamat menyimak.#Endgame #GitaWirjawan #SetyoWibowoLangsung ke bagian:0:00:00 - Intro0:02:00 - Guru-guru yang berjasa bagi Romo Setyo0:05:18 - Hobi membaca sejak kecil0:11:27 - Kuliah teologi di Roma dan Paris0:16:38 - Pengaruh Sokrates terhadap Platon0:18:21 - Filsafat politik di “The Republic”0:20:08 - Paideia: Filsafat pendidikan0:36:31 - Zeitgeist tumbuh kembang filsafat Yunani klasik0:42:49 - Bagaimana Platon mendidik Aristoteles0:56:14 - Alegori Gua Platon dan pascakebenaran1:08:27 - AI dan pembusukan otak (brain rot)1:31:17 - Penderitaan & Stoisisme------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:Tanah Jawa 300 Tahun yang Lalu - Peter Carey

Pendidikan Adalah Lentera Kita di Kala Gelap

Yuval Noah Harari & Mark Solms: Dawn of Future Consciousness